PELESTARI SASANDO


Alat musik tradisional Sasando adalah instrument musik yang berasal dari Pulau Rote, Nusa Tenggara Timur. Sasando yang dimainkan dengan cara dipetik, konon sudah dimainkan sejak abad ke-7. Bagian utama sasando berbentuk tabung panjang yang biasa terbuat dari bambu. Senar-senar dibentangkan sesuai dengan panjang dari tabung bambu tersebut. Sebuah wadah yang terbuat dari semacam anyaman daun lontar seperti kipas, digunakan sebagai media resonansi.

Adalah Jeremias A. Pah, seniman senior Indonesia yang merupakan salah seorang pelaku sejarah pelestarian sasando. Beliau juga membuat Sasando elektrik, sehingga suarannya bisa terdengar lebih dari 10 meter. Maestro Sasando yang tinggal di Kupang Tengah (kurang lebih setengah jam dari kota Kupang) pernah mendapatkan penghargaan dari Pemerintah sebagai seniman senior Indonesia dalam pelestarian dan pengembangan seni tradisional musik sasando. Siapapun yang datang, keramahan Beliau akan sangat bisa dirasakan. Wisatawan yang berkunjung, juga bisa membeli souvenir berbentuk Sasando.

Share Button